Diperketat, Pengamanan di Pulau Jemur

Kamis, 15 Juni 2006

PEKANBARU (Riau Online): Pangkalan TNI Angkalan Laut (Lanal) Dumai meningkatkan pengamanan di Pulau Jemur, Kabupaten Rokanhilir dan pulau-pulau yang berpotensi dicaplok oleh negara lain seperti Pulau Batu Mandi dan Penyu.
PEKANBARU (Riau Online): Pangkalan TNI Angkalan Laut (Lanal) Dumai meningkatkan pengamanan di Pulau Jemur, Kabupaten Rokanhilir dan pulau-pulau yang berpotensi dicaplok oleh negara lain seperti Pulau Batu Mandi dan Penyu.

Demikian diungkapkan Komandan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Dumai Letkol (L) Nora Lelyana yang dihubungi wartawan melalui telepon selulernya, Rabu (9/3) sore. Dikatakan, ketiga pulau adalah daratan terluar Indonesia di Pulau Sumatera.

"Pulau yang berbatasan langsung dengan perairan Malaysia tersebut rawan diserobot negara asing," tukasnya.

Bahkan Pulau Jemur pernah dikunjungi mantan Presiden Megawati Soekarnoputri tahun 2004. Ketika itu, Megawati menandatangani sebuah prasasti sebagai bukti Pulau Jemur adalah wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Nora menambahkan, saat ini sejumlah kapal disiagakan untuk mengantisipasi penyusupan kapal asing di Pulau Jemur. Pihaknya melakukan patroli rutin dan mendirikan pos keamanan.

Bahkan khusus untuk Pulau Jemur, pernah dikunjungi mantan Presiden Megawati Soekarnoputri tahun lalu. Di Pulau Jemur ini, Megawati juga menandatangani sebuah prasasti sebagai bukti pulau terluar itu merupakan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Danlanal Dumai menegaskan hingga kini belum ada ancaman yang mengkhawatirkan di perairan Riau, khususnya Selat Malaka.

Namun, pihaknya siap menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi, menyusul memanasnya situasi di Blok Ambalat, Laut Sulawesi. (win)