Index Berita

17 Stakeholder Sepakat Bentuk Riau Renewable Energy Center


PEKANBARU: Dalam rangka membangun sebuah organisasi di bidang energi terbarukan di tingkat Provinsi Riau, sebanyak 17 stakeholder sepakat membentuk Riau Renewable Energy Center (RiREC) dengan menandatangani MoU serta seminar dengan tema "Bioenergy Assesment and Philicies to Support Green Development of Riau Province".

Dalam kegiatan yang digelar Dinas Perkebunan Provinsi Riau di Hotel Aryaduta ini, perwakilan stakeholder yang berasal dari lembaga pemerintah, perguruan tinggi, industri dan LSM di Provinsi Riau sepakat menjadikan Riau sebagai provinsi di Indonesia mengambil langkah nyata untuk mewujudkan kedaulatan energi untuk kesejahteraan rakyat.

Ketua Dewan Pengurus EnReach dan Project Manager, Kunaifi mengatakan bahwa RiREC nanti tidak hanya akan menjadi pusat informasi dan konsultasi, tetapi juga akan berperan sebagai lembaga pertama pada tingkat Provinsi Riau yang akan mendorong riset, kebiajakan, pemanfaatan, dan edukasi energi berkelanjutan.

Pihak pemerintah tingkat Provinsi Riau yang hadir dan sepakat untuk menjadi pendiri RiREC adalah BLH, Balitbang, Sekretariatan Badan Koordinasi Penyuluhan, Dinas Perkebunan, Dinas Pertamabngan dan Energi, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewa, Dinas Kehutanan, dan Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura.

Sedangkan dari perguruan tinggi adalah UIN Ssuka, Universitas Riau, UIR, Unilak, dan Energy Research Centre Fakultas Sains dan Teknologi IAIN Suska. LSM dan industri terkait yaitu Jaringan Kerja Energi berkelanjutan Riau, PTPN V, PTPN V dan PT PLN Wilayah Riau.(***)