close× Telp +62 761 45505
close×

TTG Nasional ke-15, Puluhan Mesin Pencacah Sawit Terjual

Senin, 30 Sep 2013 | 1633 kali dilihat

PEKANBARU: Provinsi Riau ikuti pameran Tekhnologi Tepat Guna (TTG) Nasional ke-15 yang dilaksankan di Padang, Sumatera Barat yang berakhir hari Ahad kemarin. Salah satu tekhnologi mesin pencacah kelapa sawit yang ditampilkan mendapat perhatian dari para pengunjung.

Menurut Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakt dan Pembangunan Desa Provinsi  Riau Daswanto melalui Kabid TTG Firdaus mengatakan, puluhan unit tekhnologi mesin pencacah kelapa sawit yang dipamerkan berhasil terjual. Tim penilai dari Kemenristek juga mengapresiasi mesin yang dapat berfungsi untuk pakan ternak tersebut.

"Salah satu tekhnologi kita mesin pencacah kelapa sawit untuk pakan ternak menjadi perhatian. Bahkan puluhan unit juga berhasil terjual pada pameran tersebut," kata Firdaus kepada mediacenter.riau.go.id, Ahad (29/9).

Selain mesin pencacah kelapa sawit untuk pakan ternak, tekhnologi yang mendapatkan perhatian dari pengunjung ada juga betanol, bahan bakar minyak kendaraan yang diolah dari nipah. Pada pameran ini, juga langsung diperlihatkan diuji pemakainnya melalui kenderaan roda dua.

Hasilnya, betanol tersebut dapat berfungsi layaknya BBM biasa. Bahkan Firdaus mengkalim, kadar oktan yang terdapat pada betanol tersebut jauh lebih baik dari pada Pertamax, tanpa merusak mesin kendaraan sedikit pun. Mesin pengolah betanol yang berasal dari nipa ini sendiri sudah ada yang memesan.

Namun, tim TTG Riau menolak dengan alasan belum dipatinkan. Karena ada kekhawatiran tekhnologi yang sedang dikembangkan tersebut akan diklaim pihak tertentu. "Mesin pengolah betanol ini juga sudah ada yang menawar. Kita tolak, karena belum dipatenkan," ujarnya.

Pameran TTG ini sendiri Riau mengikutsertakan 10 kabupetan kota diantaranya, Pekanbaru, Inhu, Inhil, Bengkalis, Siak, Meranti, Pelalawan, Rohul, Rohil, Kuansing
. Kemudian dua stan lainya diisi Bapemasbangdes dan Disperindag. Masing-masing menampilkan tekhnologi sesuai dengan potensi yang ada di daerahnya masing-masing.

"Masing-masing daerah menampilkan tekhlogi sesuai dengan potensi daerah masing-masing. Total tekhnologi yang ditampilkan ada 38 jenis semuanya. Seperti Pelalawan ada alat perontok sisik ikan, alat pemotong rumput, alat pengiris bawang, alat pemipil jagug. Kemudian, mesin pengiris tempe, alat deteksi kandun dan nutrisi tanah, " terangnya. (rgi/mtr)