close× Telp +62 761 45505
close×

Pemprov Sepakat Bentuk Konsorsium Kelola Blok Siak

Jum'at, 18 Okt 2013 | 1878 kali dilihat

PEKANBARU: Provinsi Riau dan empat kabupaten lainnya yakni Kampar, Rohul, Rohil dan Bengkalis sepakat membentuk konsorsium rencana pengelolaan  Blok Siak. Dalam waktu dekat, Pemprov Riau akan mengirim surat ke Kemendagri dan Kemen ESDM dengan harapan bisa mengelola ladang minyak yang saat ini masih PT Chevron Pocific Indonesia.

Kesepatan itu dicapai setelah dilakukannya pertemuan antara Wakil Gubernur Riau Drs  Raja Mambang Mit, Wakil Bupati Rohul Hafith Ir Syukri, Sekda Rohil Drs H Wan  Amir Firdaus Msi, Sekda Bengkalis Bengkalis H Burhanuddin, serta Sekda Bengkalis. Pertemuan digelar di ruang Mambang secara tertutup.

"Kita sudah sepakat membentuk konsorsium. Dalam waktu dekat, kita akan segera mengirim surat ke Kemendagri dan Kemen ESDM," kata Mambang kepada wartawan, Kamis (17/10).

Selain berkirim surat, Pemprov juga merencanakan akan melakukan lobi langsung ke pusat, untuk meyakinkan bahwa melalui konsorsium tersebut akan mampu  mengelola ladang minyak Blok Siak. Namun kapan, Mambang belum memastikannya, termasuk apakah nantinya cukup membawa PT Riau Petroleum atau membentuk  nama badan usaha baru.

Meski sampai saat ini belum ada keputusan final siapa yang akan mengelola Blok Siak tersebut, namun Mambang mengaku optimis. Apalagi pengelolaan yang selama ini  dilakukan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Riau sebelumnya seperti PT Sarana Pembangunan Riau (SPR) dan Bumi Siak Pusako (BSP) sudah teruji.

Hal ini tentunya akan menjadi pertimbangan tersendiri bagi Kemen ESDM selaku pihak yang memiliki kebijakan pengelolaan ladang minyak di Indonesia. "Kita optimis saja," ujar Mambang.(rgi/mtr)