close× Telp +62 761 45505
close×

Air Waduk Kotopanjang Turun, Turbin Listrik Terancam Tidak Dioperasikan

Senin, 03 Mar 2014 | 2156 kali dilihat

PEKANBARU: Akibat musim kemarau mendera Riau sejak beberapa bulan terakhir ini, permukaan air waduk Kotopanjang, Kabupaten Kampar, mengalami penurunan cukup signifikan. Jika hujan tidak juga turun maka permukaan air akan terus mengalami penurunan.

Saat ini penurunan tersebut bisa mencapai 2-3 sentimeter setiap harinya. Penurunan itu dapat dilihat dengan munculnya tunggul-tunggul kayu di tengah-tengah waduk yang membuktikan kondisi air waduk sudah sangat menurun.

General Manager PT PLN Wilayah Riau-Kepulauan Riau (WRKR) Dodi Benjamin Pangaribuan dalam keterangannya kepada wartawan Senin (3/3) di Pekanbaru mengatakan pada bulan Januari lalu ketinggian air waduk Kotopanjang berada di level 80 meter. Kemudian pada awal Februari turun menjadi 79,8 meter.

Penurunan ini akan terus terjadi jika hujan tidak juga turun dalam beberapa hari mendatang, dan tentunya akan sangat berpengaruh dalam pengoperasian turbin listrik yang ada di PLTA ini. "Kita tentunya sangat berharap hujan akan turun dan menaikan kembali elevasi air di waduk PLTA Kotopanjang ini," ujarnya.

Dia menyebutkan, kalau hujan masih tetap tidak turun dan elevasi air waduk terus mengalami penurunan hingga mencapai 72 meter, maka PLN akan menghentikan operasi pembangkit listriknya di PLTA kotopanjang ini. Sebab kalau dipaksakan, maka dapat berakibat rusaknya mesin pembangkit listrik disini.

Dodi menyebutkan dengan semakin menurunnya elevasi air waduk PLTA Kopanjang dia berharap perbaikan PLTU Ombilin segera selesai agar bisa membantu menghasilkan listrik saat PLTA Kotopanjang tidak beroperasi.(rgi/ad)