close× Telp +62 761 45505
close×

BOB Lakukan Efisiensi Ditengah Anjloknya Harga Minyak Dunia

Selasa, 15 Des 2015 | 2671 kali dilihat

PEKANBARU - Merosotnya harga minyak mentah dunia membuat sejumlah perusahaan minyak di indonesia ikut merasakan dampaknya. Beberapa perusahaan minyak dan gas (Migas) terpaksa melakukan efisiensi untuk mengurangi beban operasional yang tinggi.

Hal ini terungkap dalam media gathering yang digelar Badan Operasi Bersama (BOB) Blok Coastal Plains and Pekanbaru (CPP), Selasa (15/12/2015) di gedung Graha Pena.

General Manajer (GM) BOB, Susanto Budi Nugroho dalam pemaparannya mengatakan, cadangan produksi minyak mentah di indonesia khususnya di Riau sudah jauh mengalami penurunan.

Hal ini membuat sejumlah perusahaan migas di Riau termasuk BOB harus menjaga eksistensi dengan memanfaatkan kemajuan tekhnologi untuk mempertahankan bahkan meningkatkan produksi cadangan minyak yang masih tersisa.

"Sekarang ini minyak yang dikelola BOB itu ibarat sudah tinggal tulang-tulangnya saja, sementara dagingnya sudah habis. Karena itu kita mau tak mau berupa keras mempertahankan produksi dan menutupi biaya operasional ini," ujarnya.

Dijelaskannya, sejak 2014 hingga akhir 2015 ini, harga minyak cenderung terus turun kelevel terendah. Ini membuat BOB harus melakukan efisiensi dari segala bidang.

"Mau tidak mau kita harus melakukan efisiensi. Jadi walaupun harga minyak semakin turun, Alhamdulilllah target produksi kita masih tercapai 108 persen," tandasnya.

Disamping itu katanya, BOB bersama dengan mitranya optimis kelangsungan bisnis minyak di Riau masih akan bertahan dalam waktu cukup lama.  Dalam media gathering ini dihadiri perwakilan SKK Migas dan perwakilan PT Bumi Siak Pusako sertapuluhan wartawan media ceta, elektonik, online lokal dan nasional.(rgi/yan)