close× Telp +62 761 45505
close×

Kepala BPBD : Pemprov Tak Ingin Terlambat Seperti Tahun Lalu

Senin, 07 Mar 2016 | 1418 kali dilihat

PEKANBARU - Belajar dari Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) Pemprov akan segera menetapkan siaga darurat besok, Senin (7/3/16). Keputusan tersebut diambil, setelah banyak belajar dari tahun lalu, akibat lambatnya menetapkan siaga darurat Karlahut.

Demikian disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau Edwar Sanger, Ahad (6/3/16). Diharapkan, dengan keputusan cepat Siaga Darurat yang akan ditetapkan besok itu, akan mampu mengatasi semua persoalan Karlahut serta tak meluas seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Kita tak mau lagi seperti tahun-tahun lalu. Makanya kita juga tak mau terlambat menetapkan status (siaga darurat). Jangan sampai ada kerugian lebih besar lagilah. Diharapkan dengan keputusan siaga darurat itu nantinya semuanya bisa kita cegah dari awal," ungkap Sanger.

Selain alasan agar langkah-langkah penanggulangan bisa dilakukan dari awal, dengan menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) untuk penanggulangan Karlahut. Dana ini sendiri baru bisa digunakan setelah pemerintah provinsi menetapkan status siaga darurat yang akan diumumkan besok.

"Sebelum ada status siaga darurat DSP-kan tidak bisa digunakan. Makanya dengan status itu, dana yang memang kita persiapkan untuk penanggulangan bisa digunakan dengan optimal," jelas Sanger.

Tidak hanya itu, kucuran dana dan bantuan peralatan seperti helikopter dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga bisa digunakan untuk memadamkan Karlahut di Riau. Dengan begitu, upaya memaksimalkan pemadaman titik api bisa dilakukan dengan cepat dan tepat. 

"Anggarannya saya lupa persisnya. Tapi intinya, kalau tidak mau seperti tahun lalu kita memang harus melakukannya. Keputusan lebih awal bukan berarti kita gagal, tetapi sikap tegas dan cepat untuk mencegah agar kebakaran hutan tak meluas. DSP juga bisa digunakan, bantuan heli yang sudah diajukan juga siap diberikan. Sehingga upaya kita bisa lebih maksimal," papar Sanger. (MC Riau/mtr)