PEKANBARU - Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggunakan absensi elektronik.Ini diperlukan untuk meningkatkan tingkat kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) masuk dan keluar kantor tepat pada waktunya.

"Belum semuanya yang pakai IT. Saya wajibkan semua OPD Pemprov Riau menggunakan absensi elektronik," kata Andi Rachman di Ballroom Hotel Pangeran Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Kamis (16/2/2017) siang.

Dikatakan Andi, IT telah menjadi keharusan dan melekat dalam instansi pemerintahan untuk mempermudah pelayanan publik kepada masyarakat. Sehingga, SDM yang ada di lingkup pemerintahan pun dituntut untuk memberlakukan pelayanan berbasis IT maupun internet.

"IT itu mutlak dipakai, terutama dalam manajemen kepegawaian. Terbukti bisa memacu berbagai kebijakan secara cepat, mengefisiensi waktu, anggaran dan pengawasan," tandasnya.

Sebagai contoh, beberapa OPD yang telah menggunakan absensi elektronik diantaranya Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Dinas Kebudayaan.

Kepala BKD Provinsi Riau, Ikhwan Ridwan pun mengungkapkan bahwa OPD yang dipimpinnya telah siap memberikan percontohan dalam memberlakukan absensi elektronik. "Tahun ini BKd sudah bisa," kata Ikhwan.

Di tempat yang berbeda, Pelaksana tuga (Plt) Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Riau, Yoserizal Zen sempat menunjukan bentuk absensi elektronik yang ada di kantor barunya. "Itu absensi elektronik, sudah ada," kata Yose beberapa waktu lalu.(MC Riau/rat)