Index Berita

Pertumbuhan Ekonomi Riau Naik 2,23%


PEKANBARU - Pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau mengalami trend penurunan selama tahun 2011 hingga 2015. Namun pada tahun 2016 kembali mengalami peningkatan menjadi 2,23%. Apabila melihat kondisi per tahun terjadi fluktuasi yang cukup besar dalam laju pertumbuhan ekonomi Riau.

Ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Riau, Karmila Sari S Kom MM dalam hasil kerja Pansus Rencana Pembangunan Industri Riau belum lama ini. Disampaikan, pertumbuhan ekonomi Riau sangat berkaitan dengan fluktuasi prpduksi barang dan jasa di daerah terutama migas yang mengalami penurunan harga hingga 70% dan kondisi telah menyebabkan tidak berjalannya investasi pada sektor migas.

"Laju pertumbuhan  ekonomi dari tahun 2011 - 2016 juga ditunjang oleh pertumbuhan sektor industri pengolahan. Dimana pada tahun 2011 sektor industri pengolahan tumbuh sebesar 8,74% dan merupakan pertumbuhan tertinggi selama lima tahun tetakhir. Kemudian dari tahun 2012 terus mengalami penurunan menjadi 3,63% hingga tahun 2015. Tahun 2016 sedikit mengalami peningkatan pertumbuhan jadi 4,61%," sebutnya.

Ditambahkan, walau sektor industri mengalami penurunan, tapi masih tinggi pertumbuhannya dibanding dengan sektor lainnya terutama migas. Oleh karena upaya untuk meningkatkan pertumbuhan srktor industri pengolahan sebagai basis sektiral dalam struktur perekononian harus terus dilakukan guna mengoptimalkan potensi bahan baku yang tersedia baik dan basis non migas dan migas.

"Namun proyeksi pertumbuhan ekonomi dari tahun 2018 akan mengalami pertumbuhan yang positif.  Walaupun cendrung melambat seiring dengan berbagai kebijakan pembangunan ekinomi yang dijalankan oleh pemerintah dan berlakunya AEC sejak tahun 2015 dan saat ini Insonesia masih menjadi tumpuan pengembangan ekonomi ke tiga setelah India dan Cina," tambahnya. (MC Riau/Ch)