close× Telp +62 761 45505
close×

Baznas Riau Apresiasi Unilak Kumpulkan Zakat melalui Sistem Payroll

Jum'at, 23 Sep 2022 | 27 kali dilihat

PEKANBARU - Untuk mengoptimalkan pengumpulan zakat, Universitas Lancang Kuning (Unilak)menerapkan sistem payroll. Zakat via payroll system adalah sebuah bentuk pelayanan zakat melalui pemotongan langsung dari gaji seorang karyawan di sebuah perusahaan.

Demikian disampaikan Rektor Unilak Dr Junaidi saat melakukan sosialisasi pembayaran zakat dengan sistem payroll kepada seluruh dosen dan pegawai di lingkungan Unilak, Kamis (22/09/2022). 

Keutamaan membayar zakat melalui payroll sistem memudahkan karyawan. Penunaian zakat langsung dipotong dari gaji oleh bagian tata usaha. 

Untuk mensukseskan sosialisasi ini Unilak mengundang Ketua Baznas Riau, Masriadi Hasan LC MA, turut hadir Wakil Rektor II Hardi Kepala Biro Keungan, dosen dan pegawai di lingkungan Unilak. 

Dr Junaidi dalam sambutannya menyampaikan, program pengumpulan zakat dengan sistem payroll ini telah disetujui oleh Yayasan dan puluhan dosen. Hal ini dalam rangka untuk meningkatkan potensi zakat di Unilak.  

"Potensi zakat kita sebenarnya besar tetapi yang terkumpul baru sedikit, dengan sistem Payroll akan lebih mudah efisien dan zakat yang terkumpul makin besar," ujar Dr Junaidi.

Sementara itu, Ketua Baznas Riau, Masriadi Hasan memberikan apresiasi kepada Unilak yang telah menggunakan pengumpulan zakat dengan sistem payroll. 

Unilak menjadi perguruan tinggi pertama di Riau yang menggunakan sistem payroll. Semangat untuk mengmbangkan zakat di Riau ini sudah sangat baik bahkan sudah sampai di kampus-kampus.

Dikatakan dia, dalam rangka mensukseskan pengumpulan zakat dengan sistem Payroll, Baznas, Yayasan Raja Ali Haji dan Rektor Unilak telah bertemu dan mendukung program ini. 

Menurutnya, program tersebut sangat baik karena akan sangat besar manfaatnya terutama bagi anak-anak kita yang kuliah di Unilak. 

"Kita punya pesantren mahasiswa Unilak dan ini dibiayai dari zakat, dengan sitem payroll maka kesempatan semakin banyak anak anak kita yang akan kuliah di perguruan tinggi," ujarnya. 

Dijelaskan dia, potensi zakat di Riau itu sangat besar, secara umum setiap tahun ada Rp1,8 trilyun. 

"Ini jumlah yang sangat besar untuk mengelolanya, potensi besar ini termasuk di dalam ada perguruan tinggi. Harapan kita dengan payrool sistem potensi zakat di Unilak bisa tembus Rp500 juta hingga Rp 1 miliar," ucap Masriadi. 



(Mediacenter Riau/jep)