close× Telp +62 761 45505
close×

Index Berita

Begini Tanggapan Traveler Malaysia Tentang Iven Perang Air Di Riau

Politik dan PemerintahanShort url: https://www.riau.go.id/s-5201
Kamis, 30 Jan 2020

PEKANBARU : KAMIS, 30 JANUARI 2020

Dinas  Pariwisata Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau menggelar agenda Pariwisata Festival Perang Air atau Cian Cui di Kota Selat Panjang.  Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 25 hingga 31 Januari 2020.

Sejumlah  wisatawan mancanegara dari negara Malaysia, Singapura, Thailand dan Amerika turut hadir mengambil bagian pada festival ini. Para pesertanya menggunakan becak motor (bentor) sambil membawa ember dan mainan senjata plastik berisikan air. Rute yang dilalui yaitu jalan Kartini, Imam  Bonjol, Ahmad Yani dan Jalan Tebing tinggi. Selain pesertanya menggunakan bentor, banyak juga peserta yang mengikuti kegiatan ini  berdiri di sepanjang ruas jalan sambil menyiramkan air ke peserta yang  melintas. 

Pelancong dari  Malaysia, Zarnizar ketika diwawancari mengatakan, pada awalnya ia tak  paham apa itu festival Perang Air, ternyata festival ini mirip acara  Festival Songkran di Thailand.

"Rasa  senang sangat dapat ketika ikut acara ini. Penduduk di Selat Panjang  juga sangat peramah dan mengalu alukan penyertaan saya dan rombongan  malaysia ke acara tersebut," kata Zarnizar, Kamis (30/1/2020). 

Menurutnya  Festival Perang Air bisa menjadi daya tarik bagi pelancong dari lokal dan luar negeri, karena event ini sangat menarik dan berbeda dengan  festival yang ada di daerah lain. 

"Festival  ini unik, beda sedikit dari Songkran di Thailand. Lebih meriah kerena saya lihat dengan penyertaan becak membawa peserta keliling kota. Belum pernah ada water festival yang saya ikut menyertakan becak bnyak banyak  segitu.

Zarnizar  menyarankan, selain adanya atraksi Perang Air mungkin bisa ada melibatkan dari sekolah atau dari institusi pendidikan jurusan  pariwisata di Indonesia juga menyertakan komunitas musik tradisi,  pertunjukan tarian sambil “parade” atau pawai massal bersama.

"Biar  lebih interesting (menarik, red) dengar musik tradisi bisa dimainkan,  para peserta ramai-ramai ikut dancing (menari,red) contohnya joget atau  zapin sembari basah-basah waktu yang sama," Zarnizar menuturkan. 

"Sebaiknya  ketika atraksi, air yang disiram memakai air yang bersih, bukan ada campuran aneh-aneh. Hal ini untuk mengelakkan jangkitan penyakit atau  dampak lainya. Selain itu, mungkin harus dimanage (dikemas, red) dengan  lebih baik seperti tidak usah menyemprotkan air terlalu keras sesama  peserta, di takutkan bisa menimbul hal yang tidak diinginkan," tuturnya  lagi.

Festival Perang Air  adalah pesta rakyat yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Kegiatan  ini kebiasaan warga Kepulauan Meranti yang berawal dari tradisi mengungkapkan kegembiraannya saat berkumpul bersama keluarga saat perayaan hari-hari besar keagamaan.

Selain  bermain Perang Air, kegiatan yang dilaksanakan berdekatan dengan hari besar perayaan imlek tahun 2020 ini juga diramaikan berbagai rangkaian  acara, yakni Meranti Night Carnival di Taman Cik Puan, Kota Selat  Panjang. Menyuguhi aneka kuliner khas lokal, pesta kembang api dan  pertunjukan musik yang menghadirkan artis Ibu Kota Jakarta. 

Pelaksana  tugas Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) provinsi Riau, Raja Yoserizal mengatakan, Festival ini merupakan agenda pariwisata setiap tahun yang memberikan kontribusi jumlah kunjungan wisatawan besar, baik itu  wisatawan domestik dan  wistawan nusantara. 

"Pada  tahun lalu diihadiri wisman dari Korea, Malaysia, Singapore, Inggris, Jamaica, Australia,Taiwan, dan China. Hal ini tentunya memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Dengan tingginya tingkat kunjungan maka  perputaran uang di masyarakat akan tinggi. Hal ini diharapkan bisa  memberikan peluang besar untuk menyumbang devisa dan peningkatan produk  domestik bruto" pungkasnya. 

Baca Juga : Inilah Kalender Pariwisata 2020 di Riau, Bikin Jadwal Piknikmu Semakin Seru


------------------------------

Ikuti Official Account Dinas Pariwisata Provinsi Riau.

Instagram : Pariwisata.Riau | GenPi.Riau

Youtube : youtube.com/c/PARIWISATARIAU

Twitter : @Disparriau

Path : Pariwisatariau

Facebook : Pariwisata Riau

Website  : pariwisata.riau.go.id