close× Telp +62 761 45505
close×

Polda Riau Kerahkan 1.200 Personil Amankan Aksi Damai Ormas Islam

Jum'at, 04 Nov 2016 | 11435 kali dilihat

PEKANBARU - Jajaran Riau menurunkan sekitar 1.200 personel untuk pengamanan demonstrasi damai umat muslim di Pekanbaru. Demonstrasi yang dipusatkan di Mapolda Riau ini menuntut Gubernur DKI Jakarta, Ahok diadili dalam kasus penistaan agama. 

"Aksi yang dilakukan Ormas Islam beserta mahasiswa ini merupakan demo damai," ungkap Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, Kamis (3/11/2016).

Diperkirakan sebanyak 2.000 masa ormas Islam yang turun ke jalan dalam aksi demo di halaman Mapolda Riau terkait penistaan Surat Al Maidah. Sementara rencana jalur alternatif yang mereka lewati mulai dari halaman Masjid Agung Anur langsung menuju ke Mapolda Riau.

"Diperkirakan 2.000 masa ormas Islam yang ikut dalam aksi demo tersebut. Mereka akan digiring petugas mulai dari Masjid Agung Anur langsung menuju ke Mapolda Riau," ucap Guntur.

Dikatakan Guntur, menyebutkan bahwa pihaknya tidak melarang seluruh masyarakat untuk melakukan aksi demo, namun agar lebih ditekankan agar mereka tidak melakukan perbuatan anarkis yang melanggar norma-norma dan ketentuan hukum yang tertuang dalan UU No 9 tahun 1998, tentang kemerdekaan menyampaikan aspirasi di depan umum.

"Selagi tidak menyimpang dari ketentuan dan norma hukum, dan tidak membuat anarkis dan mengajak orang untuk berbuat hujatan yang menebar kebencian," jelas Guntur.

Ditambahkan Guntur, selagi aksi demo yang bertajuk "aksi damai" dan tidak anarkis serta tidak bertindak provokator terhadap aksi tersebut, pihaknya tidak akan memberikan perlawanan terhadap pendemo. Ditegaskan Guntur, personel yang diturunkan tidak dilengkapi dengan senjata api.

Di samping itu, Guntur menghimbau, agar masyarakat jangan terpengaruh dengan provokator dan melakukan tindakan yang membuat kericuhan."Tetap terfokus pada koridor dan norma aturan yang berlaku, " imbuh Guntur.(MC Riau/yan)